11. Nilai Sejarah Kisah Para Rasul Kisah Para Rasul ditulis dalam latar belakang kultur helenistik. Itu berarti bahwa informasi yang diberikan sangat kuat mengandung unsur-unsur yang melatarbelakangi tulisan tersebut. Jika halnya adalah demikian, maka unsur-unsur sejarah Yahudi-kristiani menjadi suatu pilihan atau bahkan dikesampingkan.
BagianAlkitab yang berkaitan: Kisah Para Rasul 16, 2 Tesalonika 1, 1 Timotius 1, 1 Timotius 4, 2 Timotius 1, 2 Timotius 3, Surat Filemon Halaman ini terakhir diubah pada 23 September 2023, pukul 14.13. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi-BerbagiSerupa Creative Commons; ketentuan tambahan mungkin
TB(1974) ©. SABDAweb Kis 11:26. Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu a untuk pertama kalinya b disebut Kristen 1 .. TB +TSK (1974) ©. SABDAweb Kis 11:26. 1 4 Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat 2 itu satu tahun lamanya, sambil mengajar 3 banyak orang. Di 2 Antiokhialah murid-murid itu untuk
511 "sangat ketakutanlah semua orang yang mendengar hal itu." Lukas menggunakan kata umum Phobos beberapa kali dalam pengertian umum yang sama (lih. Luk. 1:69; 3:37, Kis. 19:17). Bagi orang percaya itu adalah rasa penghormatan, menghargai, dan kagum, tetapi untuk orang-orang kafir itu adalah suatu ketakutan dan teror (lih.
.
kesimpulan kisah para rasul 5 1 11